News

  • Follow Us

Testimoni Terbaik Program Pembentukan Karakter Siswa TKK 8 PENABUR

Date: August 6, 2012 Author: animaharefa Categories: News

Salah satu program TKK 8 PENABUR adalah Program Pembentukan Karakter Anak Secara Individual dan pada akhir tahun pelajaran, orang tua siswa diminta untuk memberikan testimoni dan kami memilih 3 orang tua siswa untuk memberikan testimoni mengenai program karakter tersebut dan inilah 3 testimoni terbaik TKK 8 PENABUR mengenai Program Pembentukan Karakter Anak Secara Individual pada tahun pelajaran 2011-2012, yaitu :

 

Nama Siswa : Matya Hasianditha Rajagukguk (TK B2)
Nama Orang Tua : Efendi Rajagukguk

Pics01-K08News06Aug2012

Testimoni :
Ada dua karakter yang menjadi hambatan dalam tumbuh kembang anak kami:

1. Disiplin Diri
Anak kami pada awalnya belum bisa membagi waktu antara bermain, belajar, tidur dan menonton TV. Setelah melalui pembentukan karakter, terjadi perubahan yang sangat baik. Anak kami sekarang sudah mengerti tentang disiplin pembagian waktu. Ia tahu kapan harus tidur siang maupun malam, kapan harus belajar dan kapan waktunya bermain dan menonton TV. Ia juga lebih tertib dalam mengerjakan sesuatu, misalnya jika sedang mengerjakan tugas ia akan mengerjakannya sampai selesai baru kemudian melakukan hal yang lain. Lalu ia sudah mulai bisa membersihkan tempat tidurnya. Perubahan ini tentu saja sangat menggembirakan bagi kami.

2. Rasa Kurang Percaya Diri
Anak kami pada awalnya sangat penakut, takut ditinggal sendirian di kamar, takut pada kegelapan dan takut pada binatang tertentu seperti kucing, cicak dan lain-lain. Setelah melalui pembentukan karakter, terjadi perubahan yang sangat baik. Anak kami sekarang sudah lebih berani dan sangat mandiri. Ia tidak takut lagi ditinggal sendiri di kamar ketika kita sedang mengerjakan sesuatu di luar kamar, ia sudah berani (bahkan terkadang minta) jika lampu kamar dimatikan ketika hendak tidur malam, ia sudah berani membelai bahkan memeluk kucing. Dalam hal kemandirian, ia sudah bisa merapikan peralatan belajar dan mainannya sendiri, ia sudah bisa mandi dan buang air kecil sendiri. Ia juga sekarang berani untuk tampil di depan umum dan senang menyapa orang lain, dan berani bertanya sesuatu yang ingin diketahuinya.

Kami sangat berterima kasih atas semua proses pembentukan karakter yang dilaksanakan di TKK 8 PENABUR. Kami sadar bahwa proses pembentukan karakter anak tidak bisa dilakukan oleh orang tua saja, melainkan dibutuhkan kerjasama dengan para guru TKK 8 PENABUR.

 

Nama Siswa : Yehezkiel Abia Tobias (TK B2)
Nama Orang Tua : Fransisca Lusiana

Pics02-K08News06Aug2012

Testimoni :
Ketika memasuki usia prasekolah, anak memang cenderung ekspresif dan spontan dalam mengungkapkan isi hati dan perasaannya. Dengan kata lain tidak ada penghalang yang dapat membatasi ekspresi yang dirasakan anak.
Masalah ini sering saya alami, ketika anak saya membantah atau menentang kalau merasa ia tak senang. Begitu juga dengan egonya yang kadang-kadang muncul secara spontan, minta sesuatu kalau tidak dituruti menjadi menangis, marah dan mengambek. Hal semacam ini dapat terjadi di rumah ataupun di tempat umum.
Komunikasi terjalin antara orang tua dan guru untuk mengevaluasi kualitas karakter anak yang sudah dicapai. Dengan adanya program tersebut maka sekarang anak saya sudah dapat melakukan kegiatan atau pekerjaan sederhana baik di rumah atau di sekolah, ia sudah dapat merapikan mainannya ke tempat semula (mengambil dan menempatkan denga rapi), mengambil dan menyimpan kembali buku, alat tulis ke tempat semula, sudah makan sendiri di meja makan tanpa harus disuapin lagi, kemandiriannya sudah mulai terlihat begitu pun dengan sikap egonya yang sudah mulai berkurang.

 

Nama Siswa : Samuel Nugrapratama (TK A2)
Nama Orang Tua : Hanendyo Wicaksono

Pics03-K08News06Aug2012

Testimoni:
Rasa kurang percaya dirinya terlihat ketika dia berbuat kesalahan-kesalahan kecil dan kami sebagai orang tua sama sekali tidak ingin menegurnya. Samuel hampir selalu menangis saat membuat kesalahan-kesalahan kecil tersebut. Selain itu, Samuel tidak pernah berani meminta sesuatu kepada kami. Harus selalu kami yang menawarkannya.
Bicara soal keramahan, Samuel sulit untuk menyapa orang lain, bahkan terhadap teman sebayanya. Jangankan menyapa, untuk bermain saja Samuel tidak mau.
Kurang lebih setelah dua minggu bersekolah di TKK 8 PENABUR, kami merasa sedikit lega ketika TKK 8 PENABUR memperkenalkan adanya program pembentukan karakter anak secara individual. Berdasarkan hasil perkenalan program tersebut, maka kami memilih dua karakter yang ingin dibentuk yaitu:

1. Kepercayaan diri
2. Keramahan

Setiap ada lomba kami selalu berusaha untuk mengikutsertakan Samuel. Bukan untuk menang, melainkan untuk membuatnya menjadi sedikit berani tampil. Tetapi karena kemurahan Tuhan juga, tidak hanya berani tampil, Samuel dapat meraih juara III dalam kompetisi Puzzle komputer dan juara III dalam kompetisi Rhyme Reading.

Kami juga merasa kaget ketika kami mengantar Samuel ke sekolah kami melihat Samuel bisa bermain dengan teman-teman sekelasnya, dan dapat memberi salam pada gurunya, walaupun masih malu-malu. Tetapi kami sangat senang melihat perkembangan Samuel.

Terima kasih untuk Ms. Rini guru kelas TK A2 yang selalu memberikan pendekatan pada Samuel, juga untuk semua pihak di TKK 8 PENABUR yang turut ambil bagian dalam program pembentukan karakter anak. Alangkah baiknya jika program ini tidak putus sampai di jenjang TK tetapi dapat berlanjut terus sampai tingkat SMA jika memungkinkan. Dan bagi kami memang benar bahwa “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya”.